Perbedaan Ulthera dan Thermage yang Perlu Diketahui Sebelum Treatment

Artikel30 March 2026

Perawatan non-bedah untuk mengencangkan kulit semakin diminati karena menawarkan hasil yang signifikan tanpa perlu operasi. Banyak orang kini mencari prosedur lifting yang minim downtime, cepat, dan tetap terlihat natural. Di antara berbagai pilihan yang tersedia, dua treatment yang paling sering dibandingkan adalah Ulthera dan Thermage.

Sekilas, keduanya sama-sama bertujuan untuk mengencangkan kulit dan merangsang produksi kolagen. Namun, perbedaan Ulthera dan Thermage cukup beragam mulai dari teknologi yang digunakan, lapisan kulit yang ditargetkan, hingga karakter hasil yang diberikan. Karena itu, memahami perbedaannya sebelum treatment sangat penting agar kamu tidak salah pilih.

Apa Itu Ulthera?

Ulthera, atau dikenal secara global sebagai Ultherapy, adalah treatment non-bedah yang menggunakan teknologi ultrasound (gelombang suara berfrekuensi tinggi). Teknologi ini memungkinkan energi dihantarkan secara presisi hingga ke lapisan kulit terdalam, termasuk lapisan SMAS (Superficial Musculoaponeurotic System).

Lapisan SMAS merupakan struktur yang sama dengan yang ditarik saat prosedur facelift bedah. Inilah yang membuat Ulthera sering disebut sebagai “non-surgical facelift”.

BACA JUGA: Bye-Bye Jowls! Rahasia Wajah V-Shape dengan Perawatan Ultherapy

Cara Kerja Ulthera

Ulthera bekerja dengan mengirimkan energi ultrasound terfokus ke titik-titik tertentu di lapisan dalam kulit. Energi ini menciptakan stimulasi panas mikro yang merangsang produksi kolagen baru secara alami. Proses regenerasi ini membutuhkan waktu, sehingga hasilnya muncul secara bertahap.

Area Treatment yang Umum

  • Wajah (pipi, garis rahang)

  • Leher

  • Double chin

  • Area alis (brow lifting ringan)

Keunggulan Ulthera

  • Menargetkan lapisan SMAS tanpa operasi

  • Memberikan efek lifting yang lebih dalam

  • Hasil bertahap dan terlihat natural

Siapa yang Cocok?

Ulthera cocok untuk kamu yang mengalami kelonggaran kulit tingkat sedang, terutama di area rahang dan leher, serta menginginkan efek lifting yang lebih nyata tanpa tindakan bedah.

Apa Itu Thermage?

Thermage adalah treatment non-bedah yang menggunakan teknologi radiofrequency (RF). Salah satu sistem yang paling dikenal adalah Thermage FLX, yang merupakan generasi terbaru dari perangkat Thermage.

Jika Ulthera bekerja menggunakan ultrasound, Thermage menggunakan energi radiofrequency untuk memanaskan lapisan dermis (lapisan tengah kulit).

Cara Kerja Thermage

Energi radiofrequency yang dihantarkan ke kulit akan memanaskan jaringan kolagen di dermis. Panas ini membantu mengencangkan serat kolagen yang sudah ada sekaligus merangsang pembentukan kolagen baru. Efeknya bisa terasa lebih cepat dibandingkan Ulthera, terutama dalam hal tightening.

Area Treatment

  • Wajah

  • Area mata (kelopak dan bawah mata)

  • Leher

  • Tubuh (perut, lengan, paha)

Keunggulan Thermage

  • Efek tightening bisa terasa relatif lebih cepat

  • Membantu memperbaiki tekstur kulit

  • Bisa digunakan di area mata dan tubuh

Siapa yang Cocok?

Thermage ideal untuk kamu yang memiliki tanda penuaan ringan hingga sedang, seperti kulit mulai kendur, garis halus, atau tekstur kulit yang kurang halus.

treatment thermage vs treatment ulthera

Perbedaan Ulthera dan Thermage Secara Detail

Simak perbedaan secara detail antara Ulthera dan Thermage berikut ini!

1. Teknologi yang Digunakan

Perbedaan Ulthera dan Thermage yang paling mendasar terletak pada teknologinya. Ulthera menggunakan ultrasound terfokus, sedangkan Thermage menggunakan radiofrequency. Ultrasound dapat menembus lebih dalam dengan titik fokus spesifik, sementara radiofrequency menyebar lebih luas di lapisan dermis.

2. Lapisan Kulit yang Ditargetkan

Ulthera menargetkan lapisan SMAS yang lebih dalam. Inilah yang membuatnya unggul dalam efek lifting. Thermage bekerja di lapisan dermis, sehingga lebih fokus pada pengencangan permukaan dan kualitas kulit.

3. Sensasi Saat Treatment

Ulthera biasanya memberikan sensasi yang lebih intens karena energinya mencapai lapisan lebih dalam. Beberapa orang merasakan rasa tidak nyaman selama prosedur. Thermage umumnya terasa seperti panas hangat di kulit dan cenderung lebih nyaman.

4. Hasil dan Waktu Munculnya Efek

Thermage sering memberikan efek tightening ringan yang bisa terasa segera setelah treatment, meskipun hasil optimal tetap berkembang dalam beberapa bulan.

Ulthera menunjukkan hasil secara bertahap karena proses pembentukan kolagen membutuhkan waktu sekitar 2–3 bulan untuk mencapai hasil maksimal.

5. Downtime dan Recovery

Keduanya termasuk treatment minim downtime. Setelah prosedur, kamu biasanya bisa langsung kembali beraktivitas. Kemerahan ringan atau sensasi ngilu mungkin terjadi, tetapi umumnya hilang dalam beberapa jam hingga beberapa hari.

6. Ketahanan Hasil

Hasil Ulthera umumnya dapat bertahan sekitar 12–18 bulan tergantung kondisi kulit dan gaya hidup. Thermage juga bisa bertahan sekitar 1 tahun, dengan anjuran maintenance sesuai kebutuhan.

Mana yang Lebih Bagus: Ulthera atau Thermage?

Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih bagus. Semua tergantung pada kebutuhan kulit dan tujuan treatment kamu.

Jika kamu membutuhkan lifting yang lebih dalam dan memiliki kelonggaran kulit yang cukup signifikan, Ulthera mungkin lebih sesuai. Jika tujuanmu adalah skin tightening, memperbaiki tekstur, dan mendapatkan efek yang relatif cepat terlihat, Thermage bisa menjadi pilihan yang tepat.

Dalam beberapa kasus, dokter estetika bahkan dapat merekomendasikan kombinasi keduanya untuk hasil yang lebih optimal.

Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Memilih

Sebelum memutuskan treatment, pertimbangkan beberapa hal berikut:

  • Usia dan kondisi kulit

  • Tingkat kelonggaran kulit

  • Budget yang tersedia

  • Ekspektasi hasil

Konsultasi dengan dokter estetika sangat penting untuk menentukan prosedur yang paling sesuai dengan kondisi kulitmu.

BACA JUGA: Hasil Maksimal, Rasa Sakit Minimal: Transformasi Wajah dengan Thermage FLX

Efek Samping dan Risiko yang Perlu Diketahui

Baik Ulthera maupun Thermage tergolong aman jika dilakukan oleh tenaga profesional berpengalaman. Efek samping yang umum terjadi meliputi:

  • Kemerahan ringan

  • Rasa nyeri sementara

  • Sensasi kesemutan atau sedikit bengkak

Efek tersebut biasanya bersifat sementara. Untuk meminimalkan risiko, pastikan treatment dilakukan di klinik terpercaya dengan perangkat resmi dan operator terlatih.


Sebelum memilih treatment, pastikan kamu memahami kebutuhan kulit dan berkonsultasi dengan dokter estetika di Endermo. Dengan keputusan yang tepat, hasil yang optimal dan natural bisa kamu dapatkan tanpa perlu prosedur bedah.